Surety Bond Quotes | What Is Surety Bonding
Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
SURETY BOND
Pengertian / Definisi
Perjanjian 3 pihak antara Surety Company (Asuradur) dan Principal (Kontraktor)
untuk men...
• Merupakan bagian dari Construction Bond adalah Supply Contract Bond,
yaitu jaminan yang berkaitan dengan kontrak penyedi...
• Biasanya sebesar 1 % s/d 3% dari Nilai Kontrak / Pagu Dana
D. Rate / Service Charge & Komisi
• Rate : 0.25% / triwulan
E...
B. Data Akseptasi yang Diperlukan
• SPPA Ditanda tangani tertanggung
• Indemnity Agreement ditanda tangani tertanggung dan...
Advance Payment Bond (Jaminan Uang Muka)
A. Pengertian
Jaminan yang menjamin Obligee bahwa Principal akan sanggup mengemba...
•Sesuai dengan Ketentuan SPK / Kontrak
F. Resiko yang mengakibatkan Klaim
• Principal tidak melaksanakan pekerjaan sesuai ...
•Company Profile
•Laporan Keuangan (Neraca & Laporan Rugi-Laba Terbaru)
•Pengalaman Kerja
•Kontrak / Draft Kontrak
•Progre...
Ketentuan Khusus
• Penetapan rate untuk jangka waktu < 3 bulan menggunakan perhitungan
rate pertriwulan,
• Untuk jangka wa...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Surety bond..

3,861 views

Published on

Published in: Business, Economy & Finance
  • Be the first to comment

Surety bond..

  1. 1. SURETY BOND Pengertian / Definisi Perjanjian 3 pihak antara Surety Company (Asuradur) dan Principal (Kontraktor) untuk menjamin kepentingan Obligee (Pemilik proyek), dimana apabila principal gagal melaksanakan kewajibannya sesuai yang diperjanjikan dengan Obligee maka Surety Company akan bertanggung jawab terhadap Obligee untuk menyelesaikan kewajiban Principal TErtanggung • Kontraktor • Konsultan • Supplier • Dan penyedia barang / jasa lainnya Faktor Yang Harus Dianalisa & dipertimbangkan: • Reputasi principal • Pengalaman kerja principal • Kondisi keuangan principal • Pengalaman wanprestasi • Peralatan dan sumber daya manusia yg dimiliki perusahaan principal • Jenis pekerjaan yang akan dilakukan • Jangka waktu pekerjaan • Nilai kontrak • Obligee (pemilik proyek) • 5 C : Character, Capacity, Capital, Condition, & Collateral. Jenis Pekerjaan: • Konstruksi : Pekerjaan melibatkan konstruksi proyek dimana terdapat progres sejak dimulainya pekerjaan sampai selesai (misal : pembangunan gedung). Termasuk didalamnya juga pekerjaan pemasangan / perakitan peralatan / suku cadang (misal : pemasangan mesin, komputer). SB 1 of 8
  2. 2. • Merupakan bagian dari Construction Bond adalah Supply Contract Bond, yaitu jaminan yang berkaitan dengan kontrak penyediaan material, peralatan dan atau management services yang mendukung pekerjaan konstruksi sebagai kontrak utama (misal : pengadaan material proyek, konsultan / supervisi proyek) • Non Konstruksi : Pekerjaan pengadaan yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan konstruksi, yaitu jenis2 pekerjaan yang antara lain dalam bentuk, pekerjaan pengadaan benih, bibit, hewan, tanaman, pekerjaan jasa pendidikan, tenaga kerja dan pekerjaan konsultan. Bid Bond (Jaminan Penawaran) A. Pengertian • Jaminan yang menjamin Obligee bahwa Principal telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan abligee untuk mengikuti lelang tersebut • Jaminan yang menyatakan bahwa apabila principal memenangkan pelelangan maka principal akan sanggup untuk menutup kontrak pelaksanaan pekerjaan dengan oblige. B. Data Akseptasi yang Diperlukan • SPPA Ditanda tangani tertanggung • Indemnity Agreement ditanda tangani tertanggung dan disahkan Notaris (Satu Principal – satu Indemnity Agreement) • Company Profile • Laporan Keuangan (Neraca & Laporan Rugi-Laba Terbaru) • Pengalaman Kerja • Undangan Lelang C. Besarnya nilai jaminan • Mengacu kepada ketentuan lelang /aanwijzing/RKS SB 2 of 8
  3. 3. • Biasanya sebesar 1 % s/d 3% dari Nilai Kontrak / Pagu Dana D. Rate / Service Charge & Komisi • Rate : 0.25% / triwulan E. Periode • Sesuai dengan Ketentuan lelang / aanwijzing/RKS F. Resiko yang mengakibatkan Klaim •Principal mengundurkan diri setelah memasukkan penawarannya kepada Obligee •Principal tidak menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah dinyatakan sebagai pemenang tender oleh Obligee •Pemenang tidak bersedia menangani kontrak setelah dinyatakan sebagai pemenang oleh Obligee G. Besarnya Nilai Klaim •Sebesar Nilai Selisih Penawaran, maksimal Sebesar Nilai Jaminan (Tergantung, mana yang lebih kecil) Performance Bond (Jaminan Pelaksanaan) A. Pengertian Jaminan yang menjamin Obligee bahwa Principal akan dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh Obligee sesuai dengan ketentuan yang diperjanjikan dalam Kontrak. SB 3 of 8
  4. 4. B. Data Akseptasi yang Diperlukan • SPPA Ditanda tangani tertanggung • Indemnity Agreement ditanda tangani tertanggung dan disahkan Notaris (Satu Principal – satu Indemnity Agreement) • Company Profile • Laporan Keuangan (Neraca & Laporan Rugi-Laba Terbaru) • Pengalaman Kerja • Surat Perintah Kerja • Kontrak / Draft Kontrak • Progress Work (Bagi proyek yang sudah berjalan) C. Besarnya nilai jaminan •Mengacu kepada ketentuan SPK / Kontrak •Biasanya sebesar 5% s/d 10% dari nilai Kontrak D. Rate / Service Charge & Komisi •Rate : 0.35% / triwulan E. Periode • Sesuai dengan Ketentuan SPK / Kontrak F. Resiko yang mengakibatkan Klaim • Principal melakukan wanprestasi atas kewajiban-kewajiban yang seharusnya dilaksanakan sebagaimana isi SPK / Kontrak. • Principal tidak memperpanjang jaminan pelaksanaan apabila jangka waktu pelaksanaan pekerjaan telah diperpanjang sesuai dengan kesepakatan antara Principal dengan Obligee G. Besarnya Nilai Klaim • Selisih lebih besar antara nilai kontrak principal dengan obligee dibandingkan dengan nilai kontrak antara principal pengganti dengan obligee • Selisih lebih besar antara realisasi pembayaran yang diterima principal dengan prestasi kerja yang dicapai principal pada saat pemutusan kontrak • Maksimal sebesar nilai jaminan SB 4 of 8
  5. 5. Advance Payment Bond (Jaminan Uang Muka) A. Pengertian Jaminan yang menjamin Obligee bahwa Principal akan sanggup mengembalikan uang muka yang telah diterimanya dari Obligee sesuai dengan ketentuan yang diperjanjikan dalam kontrak, dengan maksud untuk memperlancar pembiayaan proyek. B. Data Akseptasi yang Diperlukan •SPPA Ditanda tangani tertanggung •Indemnity Agreement ditanda tangani tertanggung dan disahkan Notaris (Satu Principal – satu Indemnity Agreement) •Company Profile •Laporan Keuangan (Neraca & Laporan Rugi-Laba Terbaru) •Pengalaman Kerja •Surat Perintah Kerja •Kontrak / Draft Kontrak •Progress Work (Bagi proyek yang sudah berjalan) C. Besarnya nilai jaminan •Mengacu kepada ketentuan SPK / Kontrak •Biasanya sebesar 20% dari nilai Kontrak D. Rate / Service Charge •Rate : 0.40% / triwulan E. Periode SB 5 of 8
  6. 6. •Sesuai dengan Ketentuan SPK / Kontrak F. Resiko yang mengakibatkan Klaim • Principal tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan kontrak • Uang muka tidak/belum dikembalikan sampai batas waktu yang diperjanjikan G. Besarnya Nilai Klaim • Sebesar uang muka yang belum dikembalikan oleh principal kepada oblige • Maksimal sebesar nilai jaminan Maintenance Bond (Jaminan Pemeliharaan) A. Pengertian Jaminan yang menjamin Obligee bahwa Principal akan sanggup untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan pekerjaan setelah pelaksanaan pekerjaan selesai sesuai dengan yang diperjanjikan dalam kontrak. B. Data Akseptasi yang diperlukan •SPPA Ditanda tangani tertanggung •Indemnity Agreement ditanda tangani tertanggung dan disahkan Notaris (Satu Principal – satu Indemnity Agreement) SB 6 of 8
  7. 7. •Company Profile •Laporan Keuangan (Neraca & Laporan Rugi-Laba Terbaru) •Pengalaman Kerja •Kontrak / Draft Kontrak •Progress Work •Berita Acara Serah terima pekerjaan / PHO / FHO C. Besarnya nilai jaminan • Mengacu kepada ketentuan SPK / Kontrak • Biasanya sebesar 5% - 10% dari nilai Kontrak D. Rate / Service Charge •Rate : 0.35% / triwulan E. Periode •Sesuai dengan Ketentuan SPK / Kontrak F. Resiko yang mengakibatkan Klaim • Principal tidak memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi selama masa pemeliharaan G. Besarnya nilai klaim • Sebesar biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan tersebut • Maksimal sebesar nilai jaminan SB 7 of 8
  8. 8. Ketentuan Khusus • Penetapan rate untuk jangka waktu < 3 bulan menggunakan perhitungan rate pertriwulan, • Untuk jangka waktu > 3 bulan menggunakan perhitungan rate prorata Contoh perhitungan : Jumlah hari periode jaminan X rate standar 90 hari kalender Contoh : Jaminan Uang Muka dengan periode jaminan 134 hari kalender 134 = 0.595% (untuk 134 hari) 90 X 0.40 Resiko yang tidak dijamin • Principal tidak terbukti melakukan wanprestasi • Wanprestasi terjadi di luar periode jaminan • Kerugian yang diderita bukan merupakan suatu kerugian keuangan • Penghentian pekerjaan karena ketentuan / regulasi pemerintah • Ketentuan yang tidak tercantum di dalam kontrak • Breach of warranty SB 8 of 8

×